Sabtu, 28 Juli 2012

Aturan Penulisan dan Contoh Script PHP

Aturan penulisan script PHP adalah:
1. Semua script PHP harus diapit oleh tanda:
o , atau
o dan , atau
o , atau
o <% dan %>
2. Tetapi tanda yang resmi dan paling banyak digunakan adalah yang pertama, yaitu dan ?>
3. Pada setiap akhir perintah, diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).

Code:
echo 'assalamu alaikum nimbuzzer! <br/>
';
echo 'Ini <i>script</i> php buatanku';
?>

Script tersebut akan menghasilkan:
assalamu alaikum nimbuzzer!
script buatanku

Script PHP bisa juga digabung dengan HTML. Script PHP bisa ditempatkan di mana saja pada
dokumen HTML. Contohnya:

Code:
<html>
<head><title><?php echo <?'Belajar PHP'; ?></title></head>
<body>
<?php
echo 'assalamu alaikum nimuzzer!
';
echo 'Ini <i>script</i> php buatanku';
?>
</body>
</html>


Tapi script yang diproses oleh server hanya script PHP-nya saja (yang diapit oleh tanda ?>). Selebihnya akan langsung dikirimkan ke browser client tanpa diproses terlebih dahulu.

Selasa, 24 Juli 2012

JAVA - Pengenalan OOP

Object Oriented Programming ( OOP ) merupakan konsep pemrograman objek yang
memiliki atribut dan fungsi yang digunakan untuk melakukan manipulasi terhadap
atribut tersebut. Dalam OOP, obyek dibagi-bagi menjadi obyek-obyek yang lebih kecil
lagi.
Kemampuan untuk mengkombinasikan obyek-obyek ini merupakan aspek terumum
dalam OOP. OOP menyediakan beberapa konsep dan fitur untuk membuat dan
menggunakan obyek lebih mudah dan lebih fleksibel.
Dalam pengertiannya, obyek merupakan sesuatu benda, baik yang nyata maupun yang
tidak (sesuatu yang kita bayangkan). Sebuah obyek memiliki atribut dan perilaku.
Atribut menyatakan kondisi yang ada/melekat pada obyek, sedangkan perilaku
menyatakan sekumpulan aksi yang dapat dilakukan oleh obyek.
Sebagai contaoh, sebuah mobil memiliki atribut berupa : roda, kecepatan, klakson dsb.
Sedangkan perilakunya meliputi berbelok, mengerem, mundur dll.
Sama seperti dalam kehidupan nyata, dalam OOP setiap obyek dimodelkan ke dalam
sebuah program. Dalam OOP, atribut derelasikan sebagai variable serta perilaku sebagai
fungsi (method).

sumber : blog.trisakti.ac.id

Senin, 23 Juli 2012

PHP - syarat PHP

Untuk dapat berjalan, PHP membutuhkan web server, yang bertugas untuk memproses file-file php
dan mengirimkan hasil pemrosesan untuk ditampilkan di browser client. Oleh karena itu, PHP
termasuk server-side scripting (script yang diproses di sisi server). Web server sendiri adalah
software yang diinstall pada komputer lokal ataupun komputer lain yang berada di jaringan
intranet / internet yang berfungsi untuk melayani permintaan-permintaan web dari client. Web
server yang paling banyak digunakan saat ini untuk PHP adalah “Apache” (www.apache.org). Selain
Apache, PHP juga memerlukan PHP binary (www.php.net) yang bisa dikonfigurasikan sebagai
modul Apache atau pun sebagai aplikasi CGI. Untuk media penyimpanan datanya (database server),
PHP biasa menggunakan ”MySQL” (www.mysql.com).
Untuk menginstall dan mengkonfigurasi ketiga software tersebut (Apache, MySQL, PHP) agar dapat
berjalan dan saling terhubung, memang cukup sulit. Maka dari itu dibuatlah paket software LAMP,
XAMPP, MAMP, WAMP, dll yang tinggal kita install dalam satu kali installasi. Dalam satu kali
installasi, sudah mencakup ketiga software tersebut dan sudah dikonfigurasi untuk keperluan
lingkungan pengembangan aplikasi web. Sehingga, programmer web hanya tinggal menulis
program PHP dan langsung menjalankan / mengetest program yang ditulis tersebut melalui web
browser.

sumber : ilmukomputer.org

JAVA - Perkenalan JAVA

Berbeda dengan bahasa pemograman yang lain yang hanya perlu di-compile atau hanya
di-interpret sudah dapat menjalankan program di komputer, Java membutuhkan kedua
hal tersebut (compile dan interpret) baru dapat menjalankan program yang telah dibuat.
Java Virtual Machine (JVM)
Kumpulan kode-kode program yang dibuat terlebih dahulu di-compile dan akan
menghasilkan Java Bytecode (file .class yang akan memuat Java Bytecode yang
dihasilkan tersebut)
JVM merupakan mesin virtual yang berfungsi menerjemahkan Java Bytecode tadi ke
bahasa yang dimengerti oleh sistem operasi yang bersangkutan. Dengan adanya Java
Bytecode, para programer merasa sangat tertolong karena hanya perlu menulis
programnya satu kali saja tapi dapat digunakan di berbagai mesin yang berbeda
sepanjang mesin tersebut memiliki sebuah JVM ("write once, run anywhere"). Dengan
hal ini lah Java dikatakan bahasa pemograman yang multiplatform.
Beberapa aturan dasar yang perlu diperhatikan sebelum mulai menulis program Java:
- Setiap memulai untuk menulis program Java harus menggunakan keyword class.
- Penggunaan tanda kurung (seperti { }, ( ), [ ]) harus selalu berpasangan.
Penggunaan tanda – tanda kurung tersebut memiliki peran masing – masing
yang akan saudara pelajari nantinya.
- Java bersifat case sensitif, artinya setiap huruf besar dan huruf kecil akan
dibedakan oleh Java.
- Penggunaan tanda ; (titik koma) untuk mengakhiri setiap perintah,
pendeklarasian serta hal – hal lain.
- Setiap program yang ditulis harus disimpan dengan nama ......java ( ..... diisi
sesuai dengan nama class). Dan setelah di-compile akan menghasilkan .....class.
Contoh: file dkp.java setelah di-compile akan menghasilkan dkp.class. Setiap
program .java minimal menghasilkan satu file .class.
Java Development Kit tidak menyertakan sebuah tool untuk menuliskan program Java
kita. Oleh karena itu, untuk menuliskan program Kita harus menggunakan editing tool
yang ada seperti Notepad, Textpad, JCreator dsb. Atau kita dapat menggunakan IDE
yang lebih canggih seperti JBuilder, Eclipse, BlueJ, dsb tergantung pada kebutuhan kita.
Untuk yang menggunakan Notepad terlebih dahulu melakukan setting path pada
komputer saudara karena akan melakukan proses compile dan execute melalui
command promt. Untuk hal ini tanyakan kepada asisten yang bersangkutan .
Sedangkan untuk yang lain hanya perlu melakukan setting pada program editing-nya
dan langsung dapat melakukan compile dan execute hanya dengan icon – icon atau
shortcut key pada program tersebut.

sumber : blog.trisakti.ac.id

PHP - Pengertian dan Sejarah PHP

Apakah PHP itu?

PHP (akronim dari PHP: Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang berfungsi untuk
membuat website dinamis maupun aplikasi web. Berbeda dengan HTML yang hanya bisa
menampilkan konten statis, PHP bisa berinteraksi dengan database, file dan folder, sehingga
membuat PHP bisa menampilkan konten yang dinamis dari sebuah website. Blog, Toko Online,
CMS, Forum, dan Website Social Networking adalah contoh aplikasi web yang bisa dibuat oleh
PHP. PHP adalah bahasa scripting, bukan bahasa tag-based seperti HTML. PHP termasuk bahasa
yang cross-platform, ini artinya PHP bisa berjalan pada sistem operasi yang berbeda-beda
(Windows, Linux, ataupun Mac). Program PHP ditulis dalam file plain text (teks biasa) dan
mempunyai akhiran “.php”.

Sejarah PHP

PHP ditulis (diciptakan) oleh Rasmus Lerdorf, seorang software engineer asal Greenland sekitar
tahun 1995. Pada awalnya PHP digunakan Rasmus hanya sebagai pencatat jumlah pengunjung
pada website pribadi beliau. Karena itu bahasa tersebut dinamakan Personal Home Page (PHP)
Tools. Tetapi karena perkembangan nya yang cukup disukai oleh komunitas nya, maka beliau pun
merilis bahasa PHP tersebut ke publik dengan lisensi open-source. Saat ini, PHP adalah server-side
scripting yang paling banyak digunakan di website-website di seluruh dunia, dengan versi sudah
mencapai versi 5 dan statistiknya terus bertambah 

sumber : www.php.net/usage.php

JAVA - Sejarah Java

Java adalah bahasa pemograman tingkat tinggi yang berorientasi objek, diedarkan oleh
Sun Microsystem1 pada awal tahun 1996. Sejarah awal Java berawal di tahun 1991
ketika satu group insinyur-insinyur Sun, yang dipimpin oleh Ptrick Naughton dan James
Gosling, ingin mendesain sebuah bahasa pemograman komputer yang berukuran kecil
yang dapat digunakan untuk peralatan elektronika konsumen sepertu switchboxes TV
kabel. Dikarenakan peralatan-peralatan ini menggunakan konsumsi daya dan memory
yang rendah, maka bahasa pemograman tersebut harus berukuran sangat kecil. Juga
karena setiap vendor menggunakan CPUs (Central Processing Unit) yang berbeda,
maka bahasa tersebut harus bersifat multiplatfrom, tidak terikat hanya pada satu
arsitektur (Architecture Neutral). Proyek ini diberi nama Green Project.
Karena harus bersifat Architecture Neutral, maka Green Project menggunakan Virtual
Machine (atau dikenal dengan Java Virtual Machine) yang berasal dari model
implementasi bahasa Pascal di awal-awal perkembangan PC. Dikarenakan insinyurinsinyur
Sun berlatar belakang Unix2, jadi mereka mendasari bahasa pemograman
mereka dengan C++ dari pada Pascal. Secara khusus mereka membuat bahasa mereka
berorientasi obyek (object oriented), bukan berorientasi prosedur (procedural oriented)
seperti model bahasa Pascal. Bahasa pemograman tersebut dinamakan Oak, kemudian
diubah menjadi Java.
Karena pada awalnya ditujuan untuk pemograman device kecil, Java memiliki
karakteristik berukuran kecil, efisien, dan portable untuk berbagai hardware.
Perkembangannya sempat terhenti karena tidak ada yang tertarik dan tidak memiliki
pasar seperti yang diramalkan. Ketika teknologi internet berkembang, Java diarahkan
untuk menjadi bahasa pemograman internet karena fitur-fitur Java seperti Architecture
Neutral, real time, reliable dan secure sangat sesuai untuk pengembangan internet.

sumber : blog.trisakti.ac.id